Loading...
HALF DAY TOURS

Denpasar Tour

Halfday Denpasar Tour

Kami menawarkan paket halfday Denpasar tour yang akan dikunjungi dalam itinerary paket wisata ini seperti: Museum Bali dan Lapangan Puputan Badung, Art Centre, Monumen Perjuangan Puputan Margarana Bajra Sandhi serta berbelanja di pusat oleh-oleh Agung Bali dengan ciri khas kaos kartun. Selesai tour diantar kembali ke hotel untuk beristirahat.

Paket wisata Denpasar tour halfday akan mengantar anda mengunjungi objek wisata terkenal dengan durasi setengah hari (5-6 jam). Dengan durasi tour setengah hari, maka akan sangat cocok untuk anda yang memiliki waktu liburan terbatas di Bali.

Berikut ini tempat wisata di Bali yang akan di kunjungi

  • Museum Bali dan Lapangan Puputan Badung

Lapangan Puputan Badung merupakan lapangan bersejarah yang dulunya merupakan tempat pertempuran terakhir kerajaan Badung dengan penjajahan Belanda dimana juga terdapat museum kuno yang mencerminkan budaya berbeda dari masing-masing kabupaten yang ada di Bali.  Museum Bali adalah museum negara yang berada di Kota Denpasar, Bali. Museum bali menjadi museum penyimpanan peninggalan masa lampau manusia dan etnografi. Koleksi museum terdiri dari benda-benda etnografi antara lain peralatan dan perlengkapan hidup, kesenian, keagamaan, bahasa tulisan, dan lainnya yang mencerminkan kehidupan dan perkembangan kebudayaan Bali di masa lampau. Gagasan mendirikan museum Bali dicetuskan pertama kali oleh arsitek W.F.J. Kroon (1909-1913) yang sekaligus Asisten Residen Bali Selatan di Denpasar. Gagasannya terwujud dengan berdirinya sebuah geung yang disebut Gedung Arca pada tahun 1910. Para arsiteknya adalah I Gusti gede Ketut Kandel dari banjar Abasan dan I Gusti Ketut Rai dari banjar Belong bersama seorang arsitek jerman yaitu Curt Grundler. Sokongan dana dan material berasal dari raja-raja yaitu Buleleng, Tabanan, Badung dan Karangasem. Personalia yayasan disahkan pada tanggal 8 Desember 1932 dan sekaligus Museum Bali dibuka untuk umum. Gedung Tabanan, Gedung Karangasem dan Gedung Buleleng dibuka untuk pameran tetap dengan koleksi dari benda-benda prasejarah, sejarah, etnografi termasuk seni rupa. Eksterior dinding, halaman, dan gerbang dirancang dengan gaya khas puri atau kerajaan di Denpasar.

          

 

  • Art Centre 

Art center Bali didirikan bertujuan sebagai tempat pementasan seni dan juga tempat untuk mengembangkan bakat – bakat seni yang dimiliki masyarakat Bali. Art center Denpasar Bali atau Taman Werdhi Budaya Art Centre Denpasar, menjadi tempat diselenggarakannya pesta kesenian Bali (Bali art festival) setiap tahunnya. Bali art festival tepatnya diselanggarakan setiap tahun pada bulan Juni sampai bulan Juli. Bagi anda yang ingin melihat pesta kesenian Bali sebaiknya datang pada bulan Juni sampai bulan Juli. Pesta kesenian Bali (PKB) dimulai sejak tahun 1979, pembukaanya PKB biasanya dilaksanakan di depan Monumen Bajra Sandhi. Yang membuka PKB biasanya Presiden RI atau pejabat setingkat menteri setiap tahunnya. Pesta kesenian Bali diikuti oleh seluruh kabupaten di Bali dengan mempertontonkan parade seni yang menjadi ciri khas masing – masing kabupaten di Bali. Baik jenis gambelan, pakaian khas daerah masing-masing kabupaten yang masing -masing kabupaten yang memiliki perbedaan tersendiri. Pembukaan Bali art festival juga mendapat partisipasi dari negara lain seperti Jepang, Tiongkok maupun negara Korea. Jadi anda jangan sampai melewatkan tontonan pembukaan pesta kesenian Bali yang diadakan setiap pertengahan bulan Juni ini.

 

  • Monumen Perjuangan Puputan Margarana Bajra Sandhi

Monumen Bajra Sandhi atau disebut juga Monumen Perjuangan Rakyat Bali adalah monumen perjuangan rakyat Bali yang terletak di Renon Kota Denpasar, Bali. Monumen ini menempati areal yang sangat luas, ada beberapa lapangan bola di sekelilingnya. Monumen Bajra Sandhi merupakan Monumen Perjuangan Rakyat Bali untuk memberi hormat pada para pahlawan serta merupakan lambang pesemaian pelestarian jiwa perjuangan rakyat Bali dari generasi ke generasi dan dari zaman ke zaman serta lambang semangat untuk mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari 17 anak tangga yang ada di pintu utama, 8 buah tiang agung di dalam gedung monumen, dan monumen yang menjulang setinggi 45 meter. Lokasi monumen ini terletak di depan Kantor Gubernur Kepala Daerah Provinsi Bali yang juga di depan Gedung DPRD Provinsi Bali Niti Mandala Renon persisnya di Lapangan Puputan Renon.

Monumen ini dikenal dengan nama “Bajra Sandhi” karena bentuknya menyerupai bajra atau genta yang digunakan oleh para Pendeta Hindu dalam mengucapkan Weda (mantra) pada saat upacara keagamaan. Monumen ini dibangun pada tahun 1987, diresmikan oleh Presiden Megawati Sukarno Putri pada tanggal 14 Juni 2003. Tujuan pembangunan monumen ini adalah untuk mengabadikan jiwa dan semangat perjuangan rakyat Bali, sekaligus menggali, memelihara, mengembangkan serta melestarikan budaya Bali untuk diwariskan kepada generasi penerus sebagai modal melangkah maju menapak dunia yang semakin sarat dengan tantangan dan hambatan.

 

  • Pusat Oleh-Oleh Agung Bali

merupakan pusat penjualan berbagai macam souvenir, kain-kain khas Bali, baju-baju dll dengan harga yang relative murah. Selesai tour kembali ke hotel untuk beristirahat.

 

Contact Person

Email   : baliliburan2018@gmail.com

No Hp : 081337742817

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *