Loading...
Tempat Wisata

Tempat Wisata Populer Di Jembrana

Jembrana merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Bali yang terletak di ujung barat pulau Bali. Bali memang terkenal akan destinasi wisata nya, salah satunya di Jembrana ini. Tempat – tempat wisata di Jembrana yang paling populer yang mana sering diburu oleh wisatawan baik itu lokal maupun mancanegara. Jembrana atau kawasan Bali Barat ini memiliki banyak objek wisata pilihan yang bisa dikunjungi, mulai dari pemandangan indah alam pantai, wisata alam pegunungan, air terjun, termasuk sejumlah tempat wisata terbaru yang digandrungi oleh para kawula muda sebagai tempat foto selfie. Yang tidak kalah menariknya Jembrana juga memiliki seni dan tradisi sebagai atraksi wisata yaitu gamelan Jegog Sangkaragung dan tradisi Makepung. Kepopulerannya dalam tradisi Makepung, kabupaten yang beribukota Negara ini dikenal juga dengan bumi Makepung. Berikut tempat wisata menarik dan populer di Jembrana, diantaranya:

1. Taman Nasional Bali Barat

Lokasinya sendiri berada Sumber Klampok, Kecamatan Gerokgak, Kab. Buleleng, berbatasan langsung dengan Jembrana, akses masuk ke kawasan ini sendiri dari desa Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kab. Jembrana, sehingga bisa digolongkan sebagai objek wisata di Kabupaten Jembrana. Taman Nasional Bali Barat ini kaya akan keanekaragaman hayati yang berada di Pintu Masuk Pulau Bali. Taman Nasional Bali Barat adalah hamparan taman yang cukup luas di areal jalan raya Denpasar-Singaraja-Gilimanuk. Luas keseluruhan dari taman ini adalah 19.002 hektar. Dari luas tersebut 15.587 hektarnya berupa areal daratan dan sisanya berupa areal perairan. Taman Nasional Bali Barat terdiri dari berbagai habitat hutan dan sabana. Di tengah-tengah taman ini didominasi oleh sisa-sisa empat gunung berapi dari zaman Pleistocene, dengan gunung Patas sebagai titik tertinggi di tempat ini. Sekitar 160 spesies hewan dan tumbuhan dilindungi di taman nasional ini. Hewan-hewan seperti Banteng, Rusa, lutung, kalong dan aneka burung. Taman Nasional Bali Barat merupakan tempat terakhir untuk menemukan endemik Bali yang hampir punah, Jalak Bali di habitat aslinya. Taman Nasional ini berbagai macam flora maupun fauna yang membentang luas di areal taman nasional bali barat. Karena banyaknya flora dan fauna, taman ini juga dijadikan sebagai tempat penelitian, perlindungan dan pelestarian margasatwa beserta ekosistem alaminya. Selain menjelajahi area lahan yang terdiri dari padang savana, hutan bakau, dan area hutan hujannya, pengunjung juga bisa menikmati wisata bahari di pulau-pulau karang di sini. Pulau Menjangan yang menjadi salah satu spot menyelam dan snorkeling terbaik di Bali juga merupakan salah satu bagian taman nasional ini.

2. Bunut Bolong

Objek wisata di Jembrana ini tergolong unik dan menarik, menyimpan cerita misteri, sehingga warga meyakini kawasan wisata Bunut Bolong ini adalah tempat keramat, yang pantang untuk berbuat atau bersikap seenaknya. Seperti namanya Bunut Bolong, tumbuh sebuah pohon bunut raksasa yang diperkirakan umurnya sudah ratusan tahun. Bunut Bolong ini berada di Desa Manggisari, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, Bali. Bunut adalah pohon yang memiliki kemiripan karakteristisk dengan beringin, tapi akar-akar yang bergelantungan dari batangnya yang langsung menyentuh permukaan tanah. Pohon Bunut di Pekutatan ini memiliki ciri khas yang cukup unik, batang atau cabang-cabang baru terbentuk disertai lekukan-lekukan yang indah. Dan uniknya lagi pada tengah-tengah pohon ada lubangnya seolah seperti sebuah lorong, yang diameternya bisa untuk lalu lalang mobil dengan leluasa, terlihat dari kejauhan seolah mengangkangi jalan beraspal yang berada di antara dua belahan kakinya. Lebih dari itu, alam disekitarnya masih sangat asri, dengan nuansa desa juga hutan tropis yang lebat di sebelah Baratnya yang membentang dari Utara ke Selatan dan di sisi Timurnya hamparan kebun cengkeh sebagai ciri wilayah yang sejuk pada sebuah dataran tinggi.

3. Green Cliff dan Love Garden

Berada di dekat Negara, yaitu di Kecamatan Medoyo, Desa Yeh Embang Kangin punya destinasi wisata romantis. Dua destinasi tersebut adalah Green Cliff dan Love Garden Jembrana. Green Cliff menjadi sebuah tempat wisata hits dan kekinian yang menawarkan keindahan alam hijau dari puncak tebing tinggi. Sebuah tempat yang menyuguhkan pemandangan alam hijau (green) dari atas ketinggian tebing. Oleh pengelola dibangun jembatan dari bambu di atas tebing dengan latar belakang alam hijau dan menawan. Sebuah tempat instagramable dan kekinian yang ideal sebagai tempat wisata foto selfie. Selain Green Cliff, Desa Yeh Embang Kangin juga punya obyek wisata alam lain yaitu Love Garden. Tempat ini cocok untuk liburan keluarga dengan spot foto berlatar alam dan wahana flying fox yang seru dan aman untuk anak. Negara sebenarnya berada di lokasi yang strategis karena selalu dilewati bus-bus dari Gilimanuk ke Denpasar dan sebaliknya. Namun, tak banyak wisatawan yang memutuskan untuk berhenti di Negara dan berlibur di sana. Karena itu, wisata di Negara bisa menjadi salah satu jenis wisata baru di Jembrana.

4. Puncak JR

Objek wisata Tebing JR tergolong tempat wisata baru di kawasan Bali Barat – Jembrana, tempat wisata kekinian dan sedang hits ini baru dibuka pada bulan Januari 2017. Nama JR disematkan pada tempat ini, merupakan singkatan dari Jumpa Remaja, memang pada awalnya digunakan untuk komunitas para remaja untuk berkumpul. Namun akhirnya muncul ide untuk mengembangkan kawasan puncak ini menjadi tujuan rekreasi. Puncak JR ini kamu dapat menikmati pemandangan yang memanjakan mata berupa kawasan hutan yang cukup luas dan masih asri dengan alam perbukitan yang hijau serta lembah yang menawan. Selain itu, di Puncak JR ini juga terdapat fasilitas atau spot berfoto yang keren yang mana cocok untuk kamu yang suka foto – foto. Untuk lokasi tepatnya Puncak JR ini terletak di Banjar Pancaseming, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana, kabupaten Jembrana, Bali.

5. Puncak Mawar

Puncak Mawar ini merupakan objek wisata baru yang menyuguhkan panorama alam Jembrana dari atas ketinggian. Di Puncak Mawar ini kamu dapat menikmati pemadangan daratan dan laut selatan Jembrana dengan jelas dari atas bukit. Di Puncak Mawar ini terdapat berbagai jenis tanaman yang dapat kamu temukan salah satunya bunga mawar yang beraneka warna. Objek wisata ini masih tergolong baru, melengkapi daftar wisata terbaru dan kekinian di Jembrana, cocok bagi kawula muda atau mereka yang suka foto selfie dengan tempat instagramable. Untuk lokasinya, Puncak Mawar ini terletak di Tempek IV, Kelurahan Pendem, Kecamataan Jembrana, Kabupaten Jembrana, Bali.

6. Pantai Karang Sewu

Objek wisata di Jembrana ini menawarkan keindahan alam pantai berpasir dan juga berkoral. Pasir yang terdapat di Karang Sewu ini terdiri dari endapan pasir dan lumpur, endapan tersebut mengeras sehingga terbentuk seperti sebuah karang yang membentuk daratan datar yang cukup luas dan ditumbuhi rumput sehingga tempat tersebut dinamakan Karang Sewu. Lokasi Karang Sewu berjarak sekitar 300 meter dari jalan raya utama Gilimanuk – Denpasar. Tak perlu bayar untuk masuk kawasan Karang Sewu ini. Siapa saja bisa masuk tempat yang masih masuk kawasan Taman Nasional Bali Barat (TNBB) tersebut. Tempat ini serupa tanah lapang luas, Datar, Sebagian tanah berselimut rumput mengering. Sebagian lain sedikit berdebu. Hal asyik lain tempat ini adalah banyaknya pohon bidara (Ziziphus mauritiana) di Karang Sewu ini. Pohon-pohon dengan dahan membentuk payung ini bisa jadi tempat berteduh. Daerah ini dikelilingi hutan mangrove dengan air laut biru dan tenang. Beberapa perahu bermotor diparkir di bawah rimbun pohon-pohon mangrove. Pemiliknya menyewakan perahu tersebut untuk pengunjung. Tarifnya berkisar antara Rp 150 ribu – Rp 250 ribu untuk waktu yang terserah kepada penyewa.

7. Pantai Medewi

Pantai Medewi Pekutatan Jembrana merupakan kawasan wisata pantai Bali yang berbatu-batu dengan ombaknya yang panjang dan besar. Objek wisata di Jembrana ini terletak di desa Medewi, Kecamatan Pekutatan, Jembrana. Lokasinya di jalur Denpasar – Gilimanuk, mudah dijangkau dari jalan raya utama sekitar 100 meter menuju bibir pantai. Pantainya berpasir hitam terhampar luas dan masih sepi pengunjung, sehingga memberikan ketenangan, kedamaian dan rasa privasi yang maksimal bagi pengunjungnya. Objek wisata pantai Medewi Pekutatan Jembrana, sangat cocok untuk tempat surfing di Bali. Peselancar tua muda, pemula maupun professional memilih pantai ini sebagai salah satu lokasi terbaik aktifitas surfing selama di Bali. Bentuk pantai yang landai pada sisi bagian barat, dengan lekukan ke arah selatan membuat ombak di pantai selalu besar dan tidak pendek. Sehingga pecinta olahraga selancar tidak pernah kecewa datang ke pantai ini. Selain surfing, seperti halnya dengan pantai Kuta Bali, pada sore hari pengunjung juga dapat menikmati pemandangan matahari yang akan tenggelam. Ditambah dengan perahu-perahu nelayan di sepanjang pesisir pantai, akan menambah pesona keindahan pantai Medewi Pekutatan Jembrana. Setiap tahun wisatawan mancanegara selalu ramai datang, pada umumnya mereka yang hobi berselancar.

8. Pantai Delod Berawah

 

Objek Wisata Pantai Delod Berawah di Mendoyo Jembrana Bali memiliki pasir hitam konon dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Pantai dengan keindahan daratan yang mengelilinginya ini memiliki ombak yang cukup besar. Dengan ombak yang cukup besar ini para peselancar pro maupun pemula dapat memanfaatkannya untuk bersurfing ria sampai puas. Objek Wisata Pantai Delod Berawah di Mendoyo Jembrana Bali dikembangkan menjadi lokasi wisata rekreasi yang menyediakan berbagai macam wahana serta tontonan yang tak ada bandingannya di daerah lain. Pemerintah daerah menambah wahana kolam renang di tepi pantai dinamakan Taman Rekreasi Tirta Samudra Delod Berawah. Kolam renang ini sengaja dihadirkan sebagai wahana alternatif untuk wisatawan agar bisa berenang dan berjemur.

9. Pantai Baluk Rening

Pantai Baluk Rening memiliki keunikannya tersendiri. Berkunjung ke pantai ini bukan hanya bisa memanjakan mata dan merelaksasi fikiran, namun juga bisa mengobati berbagai penyakit seperti reumatik dan asam urat. Warga setempat percaya bahwa pasir hitam ini justru kaya manfaat terutama untuk kesehatan. Pengunjung bakal membasahi tubuh dengan air laut di sana, atau menimbun diri di pasir hitamnya, untuk menyembuhkan penyakit seperti rematik dan asam urat. Semakin hari rupanya semakin banyak wisatawan yang berkunjung ke Baluk Rening dengan tujuan untuk mandi, sekadar melepaskan lelah, berobat, dan banyak lagi hal lainnya yang dilakukan disini. Baluk Rening sebenarnya sudah menjadi objek wisata di Kabupaten Jembrana ini cukup lama dan sempat berkembang pada awal tahun 1990-an, namun karena terjangan badai krisis ekonomi membuat nama Baluk Rening meredup. Wisatawan domestik, terutama yang datang dari Pulau Jawa dengan mengendarai mobil pribadi, bisa berkunjung ke objek wisata Baluk Rening, untuk mencoba khasiat air laut dan mencoba pasirnya yang konon bisa meyembuhkan beberapa penyakit itu. Tentu saja untuk datang kesana, harus pada siang atau pagi hari.

10. Pantai Candikusuma

Pantai Candikusuma ini cukup baik untuk berenang maupun mandi karena perairannya yang bersih dan terjaga. Candikusuma sangat cocok jika didatangi oleh pasangan muda-mudi yang sedang memadu kasih atau berbulan madu karena menyajikan berbagai pesona keindahan alam yang memukau dan sulit diterjemahkan secara verbal. Objek Wisata Pantai Candikusuma di Melaya Jembrana Bali layak menjadi prioritas bagi siapapun yang menginginkan suasana pantai yang tenang dan asri untuk sejenak melepas penat dari problematika kehidupan yang dihadapi. Di sekitar Pantai Candikusuma ternyata tak hanya menyajikan eksotisme deburan ombak atau melambainya dedaunan yang tersibak angin pantai. Disana juga tersedia benda peninggalan sejarah berupa sebuah tugu berbentuk segitiga yang konon menurut hikayat warga sekitar di tugu itu dulunya pernah keluar keris yang mampu memancarkan sinar. Maka, terasa lengkap wisata ke Pantai Candikusuma karena bukan hanya kepuasan fisik yang diperoleh, namun juga kepuasan batin dengan berwisata sejarah di tugu berbentuk segitiga tersebut.

11. Pantai Perancak

Kawasan Jembrana, yang umumnya memiliki pantai berpasir hitam, ada sebuah pantai yang menawarkan pemandangan kampung nelayan dan juga tempat penangkaran penyu. Pantai Perancak memiliki alam yang masih asri dan indah. Daya tarik utama Pantai Perancak adalah kehidupan para nelayan yang ada di sekitar pantai. Jajaran warna-warni perahu nelayan yang ada di bibir pantai menjadi obyek yang bagus untuk kamera anda. Selain itu, anda juga bisa melihat kehidupan masyarakat Perancak yang pekerjaan utamanya sebagai nelayan. Banyaknya nelayan yang ada di Desa Perancak, membuat desa ini menjadi lokasi perlombaan sampan dayung tradisional yang bertempat di Pantai Perancak. Selain menjadi lokasi lomba sampan tak jauh dari Pantai Perancak juga ada sirkuit motor cross dan road race.

12. Pantai Pengeragoan

Suasana alam di Pantai Pengeragoan sangat tenang dan masih sepi. Lebih didominasi oleh pengunjung yang melintas di kawasan Denpasar – Gilimanuk, sering sebagai tempat persinggahan. Lokasinya di desa Pengeragoan, Kec. Pekutatan, Jembrana. Lokasinya persis setelah tugu perbatasan antara Tabanan dan Jembrana, atau sebelah Barat rest area di Yeh Leh. Di sini anda akan menyaksikan hamparan pantai berpasir hitam, berikut bebatuan hitam dan permukaan karang yang menghiasi kawasan ini, berpadu dengan indahnya alam laut biru, pemandangan alam di Pantai Pengeragoan akan lebih sempurna lagi ketika senja tiba, pemandangan matahari terbenam atau sunset terlihat sempurna dari pantai ini.

13. Pura Rambut Siwi

Banyak tempat suci agama Hindu di Bali juga menjadi tujuan wisata, termasuk juga untuk kawasan Bali Barat, salah satunya adalah Pura Rambu Siwi, Pura Rambut Siwi di Mendoyo Jembrana Bali di datangi oleh sebagian besar umat Hindu yang ada di Bali saat odalan Pura yang jatuh setiap 210 hari pada Buda(rabu), umanis, wuku prangbakat. Odalan yang jatuh pada hari biasa akan dilakukan Odalan Tingkatan Madia(menengah). Tapi jika bertepatan pada saat bulan Purnama atau Tilem maka akan dilaksanakan Odalan Tingkatan Utama(odalan Nadi). Pura ini memiliki sejarah menarik terletak di atas jurang dan berbatasan langsung dengan laut, sehingga pemandangan alam dari pura Rambut Siwi sangat indah dengan pemandangan laut biru yang menawan. Pura Rambut Siwi terletak di desa Yeh Embang Kangin, Kecamatan Mendoyo, Kab. Negara, sekitar 17 km sebelah Timur Kota Negara. Keberadaan pura ini berkaitan dengan perjalanan suci dari Dang Hyang Nirartha di wilayah Bali Barat.

14. Museum Manusia Purba

Tempat yang pas untuk anda kunjungi selain wisata alam ialah Museum Manusia Purba, yang mana obyek wisata ini bisa memberikan tawaran unik untuk bisa mengenal lebih dekat peninggalan-peninggalan kuno dari jaman pra-sejarah. Jika berwisata disini bisa refreshing sekaligus menambah ilmu pengetahuan. Museum ini sangat cocok untuk tujuan wisata edukasi apalagi bersama anak-anak, atau mereka yang ingin melakukan penelitian tentang keberadaan manusia purba, di sini tersimpan sedikitnya 137 buah kerangka manusia dan juga 73 buah koleksi berupa pernak-pernik , periuk, perhiasan batu, tempayan, perunggu, kendi, mangkuk, tajak, bekal kubur, termasuk juga peti mati atau dikenal dengan nama sarkofagus yang sudah berumur ribuan tahun. Selain itu juga dimanfaatkan oleh para peneliti untuk menggali informasi keidupan masa lampau. Didalamnya menyimpan berbagai koleksi benda-benda purbakala dari jaman pra-sejarah akhir yang diperkirakan pada jaman perundagian yakni di tahun 600 SM sampai dengan 800 Masehi.

15. Air Terjun Juwuk Manis

Kabupaten Jembrana selain menyuguhkan pemandangan pantai dan laut, ternyata juga memiliki keindahan alam berupa air terjun. Namanya air terjun Juwuk Manis terletak di desa Juwuk Manis, Kecamatan Pekutatan, Jembrana. Debit air terjun Juwuk Manis cukup besar dan jernih karena berasal dari mata air pegunungan. Namanya memang tidak begitu populer dibandingkan air terjun yang berada di kawasan Bali Utara, tetapi objek wisata air terjun ini sanggup memberikan dan menyuguhkan nuansa lain dalam acara liburan anda. Objek Wisata Air Terjun Juwuk Manis di Pekutatan Jembrana Bali memiliki ketinggian 4 km. Namun kesegaran airnya tak kalah dengan air terjun dengan ketinggian lebih. Dua air terjun yang berdampingan bisa anda nikmati di sini, selain kolam kecil di bawahnya yang bisa anda gunakan mandi atau sekedar bermain air udaranya sangat segar dan jauh dari kebisingan. Air terjun Juwuk Manis belum dikelola secara optimal dan masih perlu dikembangkan lagi.

16. Air Terjun Batu Belah Dewasana

Dari nama objek wisata di Jembrana anda sudah membayangkan ada batu terbelah di tempat ini, memang air terjun ini, walaupun tidak begitu tinggi, aliran airnya mengalir melalui batu yang terbelah di bagian atasnya dan langsung terjun ke kolam penampungan di bawahnya yang terbentuk alami, itulah sebabnya objek wisata yang terletak di dusun Dewasana, Kelurahan Pendem, Kecamatan Jembrana dikenal dengan beberapa nama, selain air terjun Batu Belah dikenal juga sebagai wisata alam Cegur atau Cegur Holy Water dan Yeh Mecebur. Kolam alami di air terjun ini memang ideal bagi mereka yang bermain air dengan melompat (mecebur) dari atas batu ke dalam kolam, sehingga dikenal sebagai Yeh Mecebur atau cegur.

17. Bendungan Palasari

Sebuah bendungan yang merupakan penampungan air menjadi objek wisata di Jembrana. Terlihat seperti sebuah danau, nuansa alam sekitarnya sejuk dengan latar belakang pemandangan hutan lindung, cocok untuk kamu yang suka hunting foto. Di kawasan ini juga sering diadakan event motor cross dan juga off road, biasanya ada jadwal khusus untuk permainan tersebut. Di bendungan Palasari sendiri anda bisa melakukan sejumlah aktivitas, selain untuk bersantai menikmati pemandangan alam hijau dan asri, anda juga bisa memancing dan juga sewa perahu sampan, mengelilingi kawasan bendungan, bendungan ini sendiri memiliki luas sekitar 100 hektar. Lokasi di dusun Palasri, desa Ekasari, Kec Melaya, Kab. Jembrana.

18. Air Tirta Lestari Gumbrih

Objek Wisata Air Tirta Lestari Gumbrih di Pekutatan Jembrana Bali memiliki suasana yang dihadirkan sangat alami dan bisa melakukan berbagai aktivitas yang menarik. Keunikan Taman Wisata Air Tirta Lestari Gumbrih terdapat pada kombinasi yang menarik antara Tukad (Sungai) Pangyangan dengan deretan pohon kelapa yang tumbuh rapi di sekitar aliran sungai. Sungai Pangyangan dengan arusnya yang tenang memang bisa sebagai tujuan untuk berpetualang, melihat suasana alam asri sepanjang bantaran sungai. Kolaborasi alam inilah yang tampak sangat indah dan menawan sehingga memikat wisatawan untuk datang berkunjung. Aktivitas yang menyenangkan di obyek wisata ini adalah pengunjung harus menaiki jukung untuk berkeliling sungai sambil menikmati panorama alam. Jukung bertenaga mesin ini akan mengantarkan pengunjung dalam sekitar 2 kilometer perjalanan melewati sungai. Tak hanya cantiknya pemandangan alam saja, pengunjung juga dapat melihat beraneka macam hewan liar yang hidup bebas di alamnya. Hewan tersebut di antaranya burung kokoan dan biawak.

19. Teluk Gilimanuk

Teluk Gilimanuk ini lokasinya cukup mudah di jangkau tepatnya berada di depan Pelabuhan Gilimanuk dan bersebelahan dengan Terminal Gilimanuk. Adapun lokasinya tepatnya, Teluk Gilimanuk ini terletak di Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali. Objek Wisata Teluk Gilimanuk di Melaya Jembrana Bali menyimpan potensi alam yang sangat memukau. Di Teluk Gilimanuk terdapat beberapa hamparan pulau kecil, salah satunya Pulau Kalong. Pulau kecil tak berpenghuni tersebut ditumbuhi hutan mangrove. Pengunjung dapat mengelilingi hutan mangrove dengan menggunakan speed boat. Dari Teluk Gilimanuk, pengunjung juga bisa menyaksikan kapal laut yang bersandar di pelabuhan dan kapal laut yang berlayar menyeberangi selat Bali. Pengunjung bisa menyewa speed boat kepada kelompok masyarakat atau pokmas wisata bahari yang mengelola obyek wisata Teluk Gilimanuk.

20. Taman Siwa

Objek tempat wisata menarik dan populer di Jembrana Bali yang selanjutnya adalah Taman Siwa. Di Taman Siwa ini kamu akan menemukan sebuah patung Dewa Siwa Mahadewa yang tingginya mencapai 22 meter. Selain itu, di Taman Siwa ini juga dilengkapi dengan gazebo untuk tempat istirahat sambil menikmati keindahan taman ini. Selain itu, di Taman Siwa ini juga terdapat area jogging track yang mengelilingi patung untuk kamu yang ingin berolahraga. Adapun lokasinya yaitu terletak di Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali.

21. Seni Jegog Desa Sangkaragung

Seni Jegog di Desa Sangkaragung adalah Kesenian karawitan Jegog yang merupakan salah satu ciri khas dan menunjukkan kekayaan kebudayaan Bali. Ciri khas Jembrana yang masih bisa mempertahankan bentuk seni dan masih berkembang dengan baik sampai sekarang. Kesenian Jegog desa Sangkaragung ini sering dipentaskan dalam event-event tertentu seperti dalam ulang tahun kota Jembrana, bahkan dalam Pesta Kesenian Bali selalu dihadirkanSeni Jegog merupakan kesenian dengan alat musik yang terbuat dari pohon bambu dengan ukuran yang besar dan menghasilkan suara merdu serta irama yang menawan hati. Sekitar 90 persen instrumentasi yang digunakan dalam kesenian ini menggunakan bambu sebagai bahan utamanya, dalam berbagai ukuran. Dimulai dari ketebalan yang terbesar adalah panjang 300 cm, diameter 18 cm dan ketebalan 2 cm. Jegog biasanya dimainkan oleh dua kelompok yang menunjukkan kekuatan dan kemampuan mereka dalam bermain musik satu sama lain. Hal ini disebut juga Mebarung, dimana terkadang ditambah dengan satu kreatifitas tarian yang menarik dan lagu-lagu oleh para pemain tim, sehingga menghasilkan suatu karya seni yang begitu fantastis, padat dan alami. Kesenian ini biasanya banyak mengundang perhatian dan decak kagum turis asing dari mancanegara yang sangat mungkin hanya disini mereka bisa menyaksikannya. Saat ini, ada sekitar 56 kelompok Jegog tinggal di banyak desa. Budaya seni Jegog ini sudah populer yang menjadi ciri kas, ikon Jembrana.

22. Makepung

Salah satu hal yang khas dari Negara adalah tradisi balap kerbau yang disebut Makepung. Mirip dengan karapan sapi khas Madura, aktivitas ini kerap dilakukan para petani di Bali khususnya Jembrana. Makepung ini diselenggarakan di Negara adalah pacuan kerbau, sepasang hewan ini dipacu dan ditunggangi oleh seorang sais atau joki, melecut hewan pacuannya untuk bisa meraih kemenangan. Yang menjadi penentu kemenangan bukanlah siapa yang terlebih dahulu mencapai garis finish, namun seberapa dekat atau jauh jarak antara peserta pacuan. Jika peserta di depan bisa memperlebar jarak yang ditentukan dengan peserta di belakangnya, maka layak menjadi juara. Diantara bulan Juli sampai November disetiap tahunnya pacuan ini diadakan bertepatan dengan panen raya, sebuah tontonan wisata menarik. Makepung sendiri dalam bahasa Bali berarti berkejar-kejaran, tradisi ini sudah berkembang di Kabupaten Jembrana dari tahun 1930-an, berkembang lestari serta mendarah daging sampai sekarang. Awal perkembangannya pada saat mereka bersantai setelah selesai bergotong royong menyelesaikan pekerjaanya membajak sawah, secara iseng mereka mencoba mengadu kerbaunya untuk berpacu untuk menarik bajak di atas persawahan penuh lumpur. Oleh teman-teman lainnya ini menjadi tontonan menarik dan mulai banyak yang ikut, sehingga menjadi acara rutin.

 

Contact Person

Email   : baliliburan2018@gmail.com

No Hp : 081337742817 / 0361-9082702

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *